Dog Fight (Yoo InAh the Series)

*Dog Fight*

Musim panas semakin dekat oleh karnanya suhu di Seoul-pun ikut meningkat. Anak-anak kecil ramai berkumpul untuk bermain bersama. Taman rekreasi air mulai dipadati oleh masyarakat pencari kesegaran. Pantai-pantai mulai kembali ramai oleh pasangan-pasangan kekasih hingga keluarga yang berlibur bersama. Cafe-cafe dan restoran-restoran pun mulai menambahkan makanan maupun minuman yang dapat menyegarkan diri para tamunya. 
Namun, aku tidak dapat menikmati satu hal yang telah kusebutkan. Bahkan tidak satu-pun. Musim panas ini aku dan Sonya dijadwalkan untuk berkolaborasi bersama beberapa member EXO untuk mengeluarkan single special musim panas.

Continue reading

New Clothes (Yoo InAh the Series)

*New clothes*
Aku menggerakan tubuhku seiring dengan alunan musik. One,two,three, four, five,six,seven,and eight. Hitungku pada tiap-tiap tahap gerakannya.

“Yoo InAh!” Aku tersentak saat seseorang memanggilku keras.

“Wae?” Tanyaku dengan ekspresi polosku setelah melepas headphone yang sudah bertengger di telingaku sejak 2 jam lalu.
Continue reading

Jumper (Yoo InAh the Series)

*Jumper*

“Aish jinjja!” Dumal MinAh seraya mendudukan dirinya ke sofa di ujung ruangan dengan kasar, “Ke mana semua orang saat kita seharusnya sudah mulai latihan sejak 30 menit lalu?”

“Bersabarlah sedikit MinAh-ah, aku yakin mereka akan sampai tidak lama lagi.” Sahutku seraya terus mematut diriku di depan kaca ruang latihan.

“Eonnie sudah mengatakan itu sejak kita datang ke sini 45 menit lalu.” MinAh melipat tangannya kesal, “Tahu begini aku bisa sedikit lebih berlama-lama bersama mom juga dad.”
Continue reading

Christmas Party (Yoo InAh the Series)

*Christmas Party*

Berbagai pernak-pernik berwarna hijau dan merah, tamu-tamu yang mengenakan warna senada, serta pohon pinus dengan bintang di atasnya menunjukan bahwa Natal telah dekat. Pesta Natal yang diadakan di sebuah aula hotel ternama di Gangnam ini diadakan oleh salah satu  agency Korea ternama, SM Entertainment. Agency tersebut mengundang para artis hingga staff untuk merayakan Natal bersama. Ah, bukan merayakan, namun menyambut Natal karena tentu baik para artis dan staff akan berkumpul dengan keluarga serta sanak saudara mereka saat hari Natal datang.
Continue reading

Chatting (Yoo InAh the Series)

*Chatting*

“Kau telah bekerja keras InAh-ssi,” puji photographer bermarga Lim itu.

“Ne, kau juga telah bekerja keras Dennis-ssi.” Sahutku seraya menjabat tangannya.

Dennis Lim, seorang photographer handal yang dikenal dunia. Harga 1 photo hasil jepretannya bisa menginjak angka ratusan Won, banyak juga artis-artis yang ingin menjadi modelnya. Dan akupun tidak tahu mengapa bisa aku yang mendapatkan kehormatan itu dan bukan MinAh. Sekedar info, MinAh sangat menyukai Dennis Lim, menurutnya Dennis memiliki senyum yang manis, gaya bicara yang unik, serta selera humor yang tinggi. Namun secara pribadi, menurutku Dennis merupakan orang yang biasa-biasa saja, bahkan bisa dikatakan ia memiliki mulut yang tajam. Continue reading

Shopping (Yoo InAh The Series)

*Shopping*

InAh’s POV

Heuh… Scheduleku sangat padat hari ini, bukan, sejak seminggu lalu. Kukira mendapat solo debut akan menyenangkan, nyatanya, itu hanya berarti kau mendapat jatah tidur yang lebih singkat. Iya, lebih singkat. Aku melangkahkan kakiku ke dalam dorm. Ku harap MinAh memasak sesuatu. Aku belum sempat makan sejak kemarin malam.
“MinAh-ah” panggilku namun tak ada yang menyahut. Kemana mereka semua?
Continue reading

Lunch Party

image

*Lunch Party*

Kring…
“Yeoboseyo?” Aku mengangkat teleponku.

“InAh-ah, siganisseo?” (Kau ada waktu?) Tanya orang diseberang sana yang amatku kenali suaranya.

“Henry?! What’s up?”

“Do you have some time?”

“Of course, why?”

“It’s Nathans birthday, and we’re going to eat outside, wanna come?”
Continue reading