Dog Fight (Yoo InAh the Series)

*Dog Fight*

Musim panas semakin dekat oleh karnanya suhu di Seoul-pun ikut meningkat. Anak-anak kecil ramai berkumpul untuk bermain bersama. Taman rekreasi air mulai dipadati oleh masyarakat pencari kesegaran. Pantai-pantai mulai kembali ramai oleh pasangan-pasangan kekasih hingga keluarga yang berlibur bersama. Cafe-cafe dan restoran-restoran pun mulai menambahkan makanan maupun minuman yang dapat menyegarkan diri para tamunya. 
Namun, aku tidak dapat menikmati satu hal yang telah kusebutkan. Bahkan tidak satu-pun. Musim panas ini aku dan Sonya dijadwalkan untuk berkolaborasi bersama beberapa member EXO untuk mengeluarkan single special musim panas.

Continue reading

Scandal (Yoo InAh The Series)

Breaking News.jpg

*Scandal*

Leader YH Girls, Yoo InAh, berkencan dengan maknae Super Junior?

Aku berlari sekuat tenagaku tanpa memperdulikan nafasku yang sudah terengah. Aku sedang berada di ruang latihan saat tiba-tiba saja manajer-ku mengatakan bahwa sajang-nim memanggilku ke ruangannya. Aku menghentikan langkahku di depan ruangan sajangnim dan mengatur nafasku sebentar kemudian mengetuk pintu kayu itu. Aku menemukan KyuHyun oppa sudah duduk dengan kepala tertunduk dalam di ruangan sajangnim yang membuatku semakin menerka apa yang sebenarnya sedang terjadi.

“Akhirnya kau datang!” seru sajangnim dengan nada yang tidak bersahabat. Continue reading

Unfair

*Unfair*

Chanyeol POV

Gadis ini kembali menatapku dengan senyum hangatnya itu. Aku tahu bahwa hal itu amat menyulitkan dan melelahkan bagiku. Setiap kali gadis ini tersenyum aku selalu berusaha keras untuk tetap terlihat cool dan baik-baik saja, juga aku berusaha keras untuk memelankan suara detak jantungku yang berlari tiap kali aku melihatnya. Aku tahu bahwa senyumnya amat menyusahkan bagiku, namun nampaknya gadis ini tidak mengetahui maupun menyadarinya sedikitpun.

Aku sudah kehilangan hitungan jumlah kopi yang telah kuminum hari ini. Mungkin ini kopi ke 5-ku, tapi bisa jadi ini merupakan kopi ke 10-ku. Senyumnya membuatku kehilangan kata-kata yang ingin kuucapkan padanya. Senyumnya membuatku merasa seperti aku tengah bermimpi, maka dari itu aku terus meminum kopi ini untuk menyadarkanku dari mimpi ini. Namun sebaliknya aku merasa aku masuk semakin dalam ke mimpi indah ini. Continue reading

Bittersweet (Part 10)

BitterSweet6

Previous Part: Part 9

*Part 10*

Sepasang murid SMA yang masih mengenakan seragam mereka melangkah memasuki sebuah gedung apartemen besar dan berhenti di depan pintu bertuliskan angka 238. Sang murid laki-laki membunyikan bel apartemen itu dan segera mendapat balasan dari dalam memintanya menunggu sebentar. 

“Nuguseyo?”  Teriak sang pemilik apartemen dari dalam.

“Na-ya.” Ucap sang murid laki-laki.

“SungMin oppa?” Seru pemilik apartemen itu terkejut setelah membuka pintu, “Apa yang kau lakukan di sini? Ini sudah cukup larut.” Continue reading

Jumper (Yoo InAh the Series)

*Jumper*

“Aish jinjja!” Dumal MinAh seraya mendudukan dirinya ke sofa di ujung ruangan dengan kasar, “Ke mana semua orang saat kita seharusnya sudah mulai latihan sejak 30 menit lalu?”

“Bersabarlah sedikit MinAh-ah, aku yakin mereka akan sampai tidak lama lagi.” Sahutku seraya terus mematut diriku di depan kaca ruang latihan.

“Eonnie sudah mengatakan itu sejak kita datang ke sini 45 menit lalu.” MinAh melipat tangannya kesal, “Tahu begini aku bisa sedikit lebih berlama-lama bersama mom juga dad.”
Continue reading

Chatting (Yoo InAh the Series)

*Chatting*

“Kau telah bekerja keras InAh-ssi,” puji photographer bermarga Lim itu.

“Ne, kau juga telah bekerja keras Dennis-ssi.” Sahutku seraya menjabat tangannya.

Dennis Lim, seorang photographer handal yang dikenal dunia. Harga 1 photo hasil jepretannya bisa menginjak angka ratusan Won, banyak juga artis-artis yang ingin menjadi modelnya. Dan akupun tidak tahu mengapa bisa aku yang mendapatkan kehormatan itu dan bukan MinAh. Sekedar info, MinAh sangat menyukai Dennis Lim, menurutnya Dennis memiliki senyum yang manis, gaya bicara yang unik, serta selera humor yang tinggi. Namun secara pribadi, menurutku Dennis merupakan orang yang biasa-biasa saja, bahkan bisa dikatakan ia memiliki mulut yang tajam. Continue reading