Vitamin (Yoo InAh the Series)

*Vitamin*

Aku menghirup udara segar Seoul sebanyak yang aku bisa begitu aku keluar dari airport. Aku dan member YH Girls baru saja kembali dari tanah kelahiranku, Inggris, dalam rangka world tour concert kami. Walau menyenangkan rasanya bisa kembali ke tanah kelahiran sendiri, namun aku merasa lebih nyaman setelah kembali dari kesibukkan kacaunya konser. Aku bahkan tidak memiliki banyak waktu untuk berbincang dengan orang tuaku yang datang ke konserku.

“Ke mana kalian akan pergi sekarang?” Tanya TaeJin,manager kami.

“Kurasa aku ingin segera kembali ke dorm. Tubuhku seperti akan remuk kapan saja.” Ujar Hani seraya menepuk-nepuk pundakknya.

“Benar.” Seru Sonya, “Aku ingin tidur panjang. Rasanya aku bisa tidur berdiri.”

“Baiklah,” TaeJin menganggukan kepalanya, “kalau begitu ayo masuk ke dalam van.”

“Tapi,” Aku menghentikan langkah para member dan TaeJin, “kita harus membagikan oleh-oleh untuk para sunbae.”

“Ah eonnie,” dumal JungYeon, “aku sudah sangat lelah.”

Aku memperhatikan wajah para member. Memang, wajah mereka sedikit pucat dilengkapi kantung mata yang mulai menghitam. Selama konser kami mengenakan make up untuk menutupi kantung mata kami agar para fans tidak terlalu khawatir akan kesehatan kami.

“Arraseo, aku akan pergi sendiri.” Putusku akhirnya, “TaeJin-ah, antarkan aku ke gedung agency terlebih dahulu, lalu kau antar mereka ke dorm.”

“Ah tidak,” ralatku cepat sebelum TaeJin dapat menyahut, “aku akan naik taksi dari sini.”

“Aku akan ikut dengan eonnie.” MinAh mengangkat tangannya semangat.

“Aniya MinAh-ya.” Tolakku halus, “lebih baik kau istirahat saja. Lagi pula aku hanya perlu membagikan oleh-oleh ini.” 

“Tidak,” MinAh menggelengkan kepalanya pelan, “aku akan menemanimu eonnie. Seperti yang eonnie bilang, kita hanya perlu membagikan oleh-oleh ini.”

Aku menghela nafas pelan, menyetujui tawaran MinAh pada akhirnya. TaeJin mencarikanku dan MinAh taxi yang dapat kami tunpangi dan membantu kami memasukkan koper-koper dan tas yang berisi oleh-oleh untuk para sunbae di SM.

“Sampai bertemu di dorm nanti!” Seruku seraya melambaikan tangan kepada member lainnya saat taxi kami mulai berangkat.

“Aku akan menghubungi Chanyeol oppa dan member EXO lainnya.” Ucap MinAh seraya membuka handphone-nya.

“Baiklah, kalau begitu aku akan menghubungi KyuHyun oppa, Amber eonnie, dan Onew oppa.” Aku merogoh kantung celanaku untuk mencari handphone-ku.

“Dan,” tambahku, “coba kau hubungi member SNSD dan RedVelvet. Aku sudah menghubungi Mark tadi.”

“Arraseo eonnie.” MinAh mengangguk mengerti. 

Kami menghabiskan sisa perjalanan kami dalam diam. Kelelahan menjadi faktor utamanya. Bahkan MinAh sempat tertidur saat sedang menunggu jawaban telpon dari Yeri. Setelah kami sampai di depan gedung agency kami, supir taxi kami tadi membantu kami menurunkan barang bawaan kami dan kemudian kami membayarnya sesuai dengan tarif. Aku dan MinAh memasuki gedung agency kami dengan tangan penuh. 

Kami langsung menuju ruang latihan dance di lantai 3 tempat kami membuat janji untuk bertemu. Kami melihat banyak dari mereka sudah datang seperti Mark, Amber eonnie, dan KyuHyun oppa.

“Kyuppa!” Sapaku dengan senyum ceria.

“Seharusnya kau memintaku untuk turun agar aku bisa membantu kalian membawa ini.” KyuHyun oppa segera bangkit dan mengambil tas yang ada di tanganku dan MinAh, menyisakan masing-masing satu koper pada kami.

Seolah tak ingin kalah Mark juga setengah berlari ke arahku dan mengambil koperku.

“Hya! Mark Lee!” Teriak MinAh kesal, “Mengapa kau hanya membantu InAh eonnie?!”

“Tampaknya kopermu terlihat lebih ringan noona.” Sahut Mark jahil.

“Arraseo,” aku menengahi mereka, “aku akan membawa koper ini.” Aku menarik koper MinAh dan membawanya.

Kami mulai membuka koper kami dan mengelompokan barang-barangnya. Selama itu, satu persatu para sunbae mulai berdatangan. Chanyeol oppa datang pertama, disusul dengan JunMyeon oppa bersama dengan MinHo oppa, juga JooHyun eonnie bersama dengan Yeri. ChangMin oppa datang terakhir karna jadwalnya yang padat. Sedangkan MinHo oppa datang menggantikan Onew oppa yang juga disibukan oleh jadwalnya.

“Ja, kurasa sekarang semua sudah datang.” Ucap KyuHyun oppa.

“Geurae.” Aku mengangguk mengerti, “Eum, ini untuk member-member Super Junior.”

Aku memberikan beberapa kaus berwarna biru gelap bertuliskan I love London kepada KyuHyun oppa.

“Dan ini titipan oppa.” Aku memberikan sebuah paper bag kepada KyuHyun oppa.

Ia mengecek isinya dan mengucapkan terima kasih kepadaku.

“Ini untuk YunHo oppa dan SimChang oppa.” Aku memberikan paper bag lainnya pada ChangMin oppa atau yang lebih sering kupanggil SimChang oppa.

Kami terus membagikan hadiah demi hadiah yang sudah kami persiapkan untuk para sunbae kami yang sudah banyak membantu sebagai tanda terima kasih kami. Satu per satu dari mereka mulai pergi meninggalkan ruangan setelah mendapat bagiannya masing-masing, dan kembali melanjutkan schedule mereka yang tertunda. Ruangan ini hanya tersisa KyuHyun oppa, Chanyeol oppa, JunMyeon oppa, aku dan MinAh. Dan saat aku dan MinAh sudah hampir meninggalkan ruangan itu aku teringat sesuatu.

“JunMyeon oppa!” Seruku yang menarik perhatian semua orang yang tersisa, “Auntie-ku, ia menjadi agen penjual aneka macam vitamin atau apalah itu namanya, dan kebetulan ia mengetahui bahwa oppa amat menyukai vitamin maka ia menitipkan beberapa padaku untuk diberikan padamu.”

“Geurae?” Tanya JunMyeon oppa dengan mata berbinar.

“Eum.” Gumamku semangat seraya mencari keberadaan vitamin-vitamin itu.

“Cha!” Aku menaruh 4 buah botol ke lantai, “Ini adalah sayuran yang sudah diolah sedemikian rupa hingga berbentuk cair, ini baik untuk menjaga asupan gizi.” Jelasku seraya menunjuk botol berwarna hijau.

“Sedangkan yang ini,” aku menunjuk botol berwarna ungu, “ini adalah minuman penuh dengan antioksidan agar bisa membantu regenerasi sel-sel dalam tubuh agar oppa bisa terus merasa sehat.”

“Kemudian untuk yang ini,” aku menunjuk botol besar berwarna biru putih, “ini adalah susu protein. Oppa harus terus berolahraga bukan? Agar bisa terus menjaga tubuh ideal itu, maka susu protein ini akan sangat baik untuk oppa.”

“Dan terakhir,” aku mengangkat botol biru yang lebih kecil, “ini adalah kalsium untuk menjaga kesehatan tulang.”

JunMyeon oppa menatap vitamin-vitamin yang kujelaskan tadi dengan mata berbinar. Ia mulai mengambil botol demi botol dan membaca tulisan yang tertera di sana.

“Oppa bisa meminumnya sesuai dengan petunjuk yang ada.” Tambahku.

“Gomawo InAh-ya!” Serunya dengan wajah yang berbinar senang, “Jinjja gomawo. Aku tidak tahu dari mana lagi aku bisa menemukan benda-benda ini.”

“Hya,” gertak Chanyeol oppa, “apa kau hanya memberikannya pada Suho hyung saja?” Decihnya.

“Tentu saja tidak,” sahutku cepat, “JunMyeon oppa, kau harus membaginya pada member lain.”

“Tidak!” Tolak JunMyeon oppa, “Aku tidak bisa merelakan vitamin-vitamin berharga ini untuk mereka!”

“Aku akan memberikannya lagi jika habis nanti.” Aku memukul pundak JunMyeon oppa pelan.

“Arraseo, arraseo.” JunMyeon oppa mendelik kesal ke arah Chanyeol oppa, “Aku hanya bercanda.”

“Lalu aku tidak mendapatkannya?” Aku menghela nafas berat mendengar ucapan KyuHyun oppa.

“Tentu saja ada.” Aku mendecih pelan dan memberikan vitamin yang sama pada KyuHyun oppa, “Tidak sabaran.” Gumamku pelan.

“Gomawo.” Ucap KyuHyun oppa seraya mengacak rambutku pelan.

Sedangkan untukku? Aku hanya memutar mataku pelan, kesal dengan tingkah kekanakan yang tiada henti dari seorang Cho KyuHyun.

<<>>

“Ingat, kau harus memakan semuanya seusai jadwal.” Ucap auntie memperingatiku dengan jari yang teracung-acung.

“Iya,” sahutku malas, “aku mengerti.”

Sampai kapan sebenarnya imajinasi-imajinasi ini terus menggangguku? Apa bahkan hal-hal itu bisa menjadi kenyataan walau hanya separuh darinya?

Fin~

Hi!! Eumm, tbh author gk tau mau ngomomg apa lagi~~ Cerita ini rasanya makin aneh dan gk jelas tpi, sepertinya ini akan menjadi part terakhir dari Yoo InAh the Series season 1.

So! WAIT FOR THE SECOND SEASON!!!

Kemudian author juga buat account wattpad, bagi yang lebih demen di sana nama author di sana adalah Jung-minhee. Namun benda itu masih sepi dan… ya, nanti akan di isi time to time. Tpi author tetep bakal aktif di sini.

And, thanks for reading! Hope you enjoyed it and leave some comment!

Ciao!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s