Peterpan’s Diary

Peterpan Diary.jpg

Peterpan’s Diary

Buku ini milik:

Nama: Park Chanyeol
Umur: 7 tahun
Sekolah: HanSei Elementary School
Alamat: Perumahan Weoljong, Ahreum-gu, DongBu-dong 28, Seoul

November 27th 1999

Anyeong! Namaku Park Chanyeol! Eomma memberikan buku sebagai hadiah ulang tahunku. Kata eomma, buku ini dapat ku gunakan menyimpan kenangan-kenanganku yang nantinya bisa kubaca ulang saat aku sudah lebih besar! Aku sekarang berumur 7 tahun dan bersekolah di HanSei Elementary School. Aku memiliki telinga dan mata yang cukup besar dan itu sering menjadi bahan ejekan teman-temanku. Kuharap, aku dapat mengecilkan mata serta telingaku… ㅠㅠ

 

November 30th 1999

Hari ini aku pergi ke rumah temanku, DoJin, ia memelihara seekor anak anjing yang amat lucu. >.< Aku bertanya pada eomma apa aku boleh memelihara seekor anjing juga, namun eomma langsung mengatakan tidak. Mungkin aku harus mencari jenis binatang peliharaan lain.

 

December 3rd 1999

Aku terserang flu dan demam sejak 2 hari yang lalu, itu karena TaeJoon mencuri jaket hangatku dan berkata bahwa aku tidak perlu jaket itu sebagai penghangat karena tubuhku yang bulat dan pendek. TaeJoon merupakan anak tertinggi di kelas dan aku amat tidak menyukainya. Tapi setidaknya, aku tidak perlu pergi ke sekolah sampai besok dan DoJin selalu berkunjung ke rumah untuk menjengukku.

 

December 10th 1999

Libur musim dingin akan segera tiba!!! Dan salju pertama turun hari ini. Salju pertama memang selalu terlihat indah, namun kali ini aku sedikit tidak menyukainya, karena salju turun dengan lebat kami tidak dapat melakukan kelas olahraga.

 

December 15th 1999

Hari ini aku menerima hasil belajarku bersama eomma dan appa. Appa memarahiku karena aku mendapat nilai yang jelek, namun begitu ia tetap mengajakku makan daging panggang bersama-sama dengan noona. Appa memang yang terbaik!!

 

December 20th 1999

Hari ini seseorang pindah ke rumah di seberang rumahku, mereka amat berisik dan sangat menggangguku. Aku harap mereka akan segera selesai melakukan apapun yang mereka lakukan, dengan begitu aku akan dapat tidur dengan nyenyak lagi… ^^

 

December 21st 1999

Ahjumma dan ahjussi dari rumah seberang datang ke rumah hari ini. Mereka membawakan kami kue beras yang masih hangat. Rasanya cukup enak. Ahjumma itu juga mengatakan bahwa aku terlihat tampan. Ah, iya! Mereka memiliki seorang anak perempuan bernama HyeNa, ia 3 tahun lebih muda dariku. Eomma bilang mungkin aku harus mengajaknya bermain bersama dengan noona sekali-kali.

 

December 24th 1999

MERRY CHRISTMAS!! Hari ini adalah malam natal! Aku menemukan beberapa kado sudah diletakkan di bawah pohon natal. Keluarga HyeNa juga ikut berkumpul di rumahku untuk makan bersama. Eomma memasak banyak sekali makanan yang lezat. Aku makan amat banyak sampai rasanya sulit untuk bergerak. Dan keluarga HyeNa menginap di rumahku untuk malam ini agar kami dapat merayakan natal bersama besok pagi! Aku benar-benar tidak sabar. HyeNa bilang malam nanti Santa Clause akan datang dan memberikan kami hadiah jika kami telah berbuat baik selama satu tahun ini. Namun kurasa aku tidak akan mendapatkannya karena aku sering sekali mengganggu teman-temanku. Mungkin aku harus menjadi anak yang lebih baik lagi tahun depan.

 

December 25th 1999

Aku dan HyeNa tidak mendapatkan kado dari Santa Clause, HyeNa sempat menangis sebentar namun akhirnya ia dapat tertawa lepas lagi setelah membuka kado dari ku dan noona. Aku juga mendapatkan banyak kado, satu dari eomma, satu dari appa, satu dari ayah HyeNa, satu dari ibu HyeNa, dari kakek dan nenek dan masih banyak lagi. DoJin beserta eomma dan appanya juga datang berkunjung ke rumahku untuk bermain bersama. Aku bermain permainan mata-mata bersama DoJin, awalnya kami mengalami waktu menyenangkan bersama, namun HyeNa mengganggu kami dengan boneka barunya. Saat kami menyuruhnya pergi, ia menangis kencang dan aku diomeli oleh eomma. Lain kali aku harus mengajak HyeNa main bersama. : (

 

December 31st 1999

Aku ada di Busan!! Bersama eomma, appa, noona dan keluarga HyeNa serta DoJin. Pantai Haeundae ternyata terlihat amat indah. Kami melihat matahari terbenam bersama-sama. Sebelum itu kami membangun istana pasir bersama hingga berlomba mengubur appa kami masing-masing dengan pasir. Noona menghianatiku dengan membantu HyeNa dalam lomba ini, tapi tetap aku yang memenangkan lomba ini!!

 

January 6th 2000

Semester baru sudah di mulai. Aku kembali bertengkar dengan TaeJoon dan berakhir di lorong dengan kedua tangan terangkat. Aku bahkan masih dapat merasakan sakit di sekitar lenganku. Namun karena hal itu HyeNa memberikan sebuah buku untuk menghiburku. Ia belum bisa membaca dengan baik, maka ia memintaku untuk membacakannya. Besok, aku akan membacakan buku itu untuknya.

 

January 7th 2000

Hari ini aku bermain ke rumah HyeNa. Aku sudah membacakan buku yang ia berikan padaku. Buku itu berjudul Peterpan in Neverland, buku itu bercerita tentang seorang anak laki-laki yang bernama PeterPan, ia tinggal di sebuah pulau bernama Neverland. Di sana waktu berhenti dan tidak bergerak maka ia tidak akan bertambah tua dan selamanya akan menjadi anak-anak. Suatu hari ia mengajak seorang gadis cantik bernama Wendy dan adik-adiknya yang tinggal di London untuk ikut pergi bersamanya ke Neverland. Di sana ada penjahat bernama Captain Hook yang berkali-kali ingin melukai mereka, namun Peterpan selalu berhasil menyelamatkan Wendy dan adik-adiknya. Peterpan memiliki teman yang merupakan seorang peri bernama Tinkerbell, dan peri itu bisa membantunya terbang. HyeNa bilang Wendy amat cantik dan ia ingin terlihat sepertinya, dan ia menyuruhku untuk menjadi Peterpan-nya.

 

January 15th 2000

HyeNa datang ke rumahku sore ini, ia mengenakan sebuah dress berwarna biru langit serta mengikat rambutnya dengan pita senada, terlihat mirip dengan karakter Wendy yang ada di buku ceritanya waktu itu. Ia menanyakan padaku apakah ia terlihat cantik dan aku berkata bahwa ia terlihat biasa saja, kemudian ia langsung berlari kembali ke rumahnya seraya menangis kencang. Aku kembali diomeli oleh eomma dan noona, katanya aku seharusnya memujinya dengan mengatakan ia terlihat cantik, namun bukankah aku tidak boleh berbohong? Aku menjadi bingung, apa yang sebenarnya harus aku lakukan?

 

January 22nd 2000

Sudah satu minggu sejak HyeNa marah padaku, noona menyuruhku untuk datang ke rumahnya dan mengajaknya bermain di taman dekat rumah kami. Ia kembali memakai baju Wendy itu. Bahkan di taman bermain ia menyuruhku menjadi Peterpan dan ia adalah Wendy. Jujur aku tidak terlalu menyukai ide itu, namun noona berkata bahwa aku harus menuruti apapun yang HyeNa minta, atau noona akan mengambil semua mainanku.

 

February 3rd 2000

Sejak pertama kali kami main di taman itu, aku dan HyeNa menjadi semakin dekat dan sekarang HyeNa adalah teman baikku, bahkan ia sudah dengan nyaman memanggilku ‘oppa’ dan sering kali ia datang ke rumah untuk bermain atau sekedar menggangguku yang sedang mengerjakan tugas rumah. HyeNa adalah teman baikku, dan tidak ada seorangpun yang dapat melukainya.

 

February 8th 2000

HyeNa bercerita padaku bahwa noona bercerita padanya tentang hari valentine di mana seseorang memberikan coklat kepada orang yang ia sayangi. Ia berkata bahwa ia akan memberikanku coklat, maka aku juga harus memberikan coklat padanya. Karena aku tidak punya pilihan lain, maka aku hanya mengiyakan permintaannya itu. Lagi pula tidak ada ruginya bagiku.

 

February 14th 2000

HyeNa sudah gila! Kang HyeNa yang masih berumur 4 tahun itu sudah gila! Ia menyuruhku untuk berjanji bahwa aku akan menikahinya saat ia memberiku coklatnya. Bagus DoJin datang di saat yang tepat maka aku tidak harus menjawab pertanyaan anehnya itu. Apa bahkan ia mengerti apa artinya menikah? Menikah berarti hidup bersama-sama selamanya, dan aku tidak dapat membayangkan itu. Bayangkan saja, aku harus selalu menuruti semua keinginannya dan jika tidak, eomma dan noona akan memarahiku karena aku telah membuat HyeNa menangis. Satu lagi, HyeNa memiliki banyak sekali keinginan.

 

February 20th 2000

Akhirnya eomma memberikan ku hewan peliharaan yang sudah lama kuinginkan! Aku memberinya nama Tako. Tako adalah seekor ferret yang lucu berwarna coklat dengan kacamata hitam dan bulu yang halus. Aku akan menjaga Tako hingga aku besar nanti~ ^^

 

March 2nd 2000

Musim semi sudah mulai datang. Aku mendapat tugas untuk bercerita tentang hewan kesukaanku, maka aku bercerita tentang Tako, namun teman-temanku menertawaiku karena aku memelihara hewan yang aneh bagi mereka. Mungkin sebaiknya aku tidak pernah menceritakan apapun tentang Tako pada mereka.

 

March 9th 2000

Hari ini wajahku penuh dengan memar. Itu semua karena anak-anak nakal yang mencuri pita rambut kesukaan HyeNa. Saat aku dalam perjalanan pulang dari sekolah, aku melihat HyeNa sedang menangis sendiri di taman tempat biasa kami bermain bersama, ia berkata padaku bahwa sekelompok anak yang berkumpul di sudut lain taman itu mengambil pita rambutnya yang biasa ia kenakan saat ia memakai baju Wendy-nya itu. Maka aku berusaha meminta pita rambut itu dari anak-anak nakal tadi, namun aku berakhir terluka karena berkelahi dengan mereka. Bagaimanapun, aku berhasil mendapatkan pita rambutnya itu. Kemudian HyeNa mengucapkan terima kasih padaku dan mencium pipiku. Wajahnya berubah memerah setelah itu dan ia berlari meninggalkanku sendiri di taman itu.

 

March 18th 2000

Sejak kejadian di taman itu, aku jarang bertemu dengan HyeNa. Setiap kali aku melihatnya aku merasa takut dan malu. Namun hari ini ia memaksaku untuk bermain di rumahnya. Ia menunjukkan sebuah buku lain yang berjudul Cinderella dan ia berkata bahwa ia ingin menjadi sepertinya saat ia besar nanti. Aku berpikir, apa HyeNa menyukai semua gadis yang mengenakan baju berwarna biru langit?

 

March 28th 2000

HyeNa memintaku untuk mengizinkannya bermain bersama Tako. Aku pikir semuanya akan baik-baik saja, namun semuanya berakhir tidak seperti apa yang kuinginkan. HyeNa tidak terlalu kuat untuk memegang Tako dan ia menjatuhkannya, menyebabkan Tako terluka parah. Namun aku masih beruntung karena Tako masih dapat bertahan hidup.

 

April 1st 2000

Aku benci hari ini. Semua orang menipuku hari ini. Bahkan termasuk noona. Aku baru menyadari bahwa ini adalah hari menipu siapa saja, kau diizinkan untuk berbohong apapun hari ini. Maka aku berbohong pada HyeNa bahwa aku akan pergi jauh dan meninggalkannya. Sekali lagi, hal ini berakhir pada HyeNa yang menangis histeris dan memaksa orang tuanya untuk mengizinkannya pergi bersamaku. HyeNa berkata bahwa ia akan mengikutiku ke manapun aku pergi, selamanya. Jujur, hal itu membuatku takut dan aku harap itu hanya sebuah kebohongan belaka. Ah tidak, kurasa itu tidak terlalu buruk. ^^

 

April 12th 2000

Hari ini sekolahku mengadakan festival musim semi. Kami mengadakan beberapa permainan bersama. Eomma, appa, serta HyeNa datang ke acara ini. Mereka mendukung ku dan DoJin bersama orang tua DoJin saat aku dan DoJin bermain memasukan bola ke dalam keranjang melawan kelas sebelah. Walau aku dan DoJin tidak menang, tapi kami menikmati waktu bermain kami.

 

April 21st 2000

HyeNa kembali membuatku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Hari ini ia menyuruhku bermain menjadi pangerannya dan menikahinya saat itu juga. Aku sedikit merasa senang saat aku tahu bahwa aku adalah satu-satunya orang yang ia ajak untuk menikah. Sekarang aku berharap kami akan bersama selamanya, seperti Peterpan dan Wendy. Aku juga mengatakan bahwa ia lebih cantik dari Wendy dan Cinderella, kemudian ia kembali mencium pipiku. Dan aku amat menyukainya.

 

May 4th 2000

Aku menangis amat banyak hari ini. Aku tidak dapat mempercayai hal ini. HyeNa, ia pergi. Bersama keluarganya dan tidak akan kembali. Aku tidak dapat terima hal ini. Aku masih ingin bertemu dengan HyeNa dan bermain dengannya. Aku menyesal telah sering membuatnya menangis, aku berjanji, jika aku dapat bertemu dengannya lagi aku tidak akan membuatnya menangis, sebaliknya aku akan membuatnya terus tersenyum. Namun aku tahu itu semua sia-sia, karena HyeNa dan keluarganya tidak akan pernah kembali lagi. Mereka telah pergi ke Amerika. HyeNa, ia pergi ke Amerika dan meninggalkanku sendiri di sini.

 

June 19th 2000

Sudah lama sejak HyeNa pergi ke Amerika. Aku amat merindukannya dan ingin bermain dengannya lagi. Namun eomma tidak mengizinkanku untuk pergi ke Amerika. Tahun ajaran kali ini sudah selesai dan aku akan naik ke tingkat yang lebih tinggi. Aku mengingat janjiku pada HyeNa dulu, bahwa aku akan menemaninya saat ia pertama masuk sekolah. Tapi sekarang, tidak mungkin bagiku untuk menepati janji itu. Apakah HyeNa juga merindukanku seperti aku merindukannya?

Fin~

Hi! I’m back. Ini adalah prologue untuk cerita author berikutnya, please look forward for it!! Cerita ini terispirasi dari lagu EXO Peterpan. Hope you guys like it and see ya’

Ps: sorry for typos cuz I’m just waaayyy too lazy to review this.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s